“Pelaku melihat ibunya terlihat seperti harimau sehingga dia dibunuh” Page all

PADANG, KOMPAS.com- MR (27), pemuda yang tega membunuh ibunya di Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengaku telah membunuh seekor harimau.

Pelaku mengaku melihat ibunya, HD (53) mirip harimau sehingga langsung membunuhnya.

“Dari pengakuannya, MR menggorok leher ibu kandungnya sendiri karena melihat ibunya mirip harimau, sehingga dibunuh,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat, AKP Fetrizal yang dihubungi. Kompas.com, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Pria di Sumbar yang Membunuh Ibu kandungnya Diduga Mengalami Gangguan Jiwa

Diduga mengalami gangguan jiwa

Fetrizal mengatakan kemungkinan MR mengalami gangguan jiwa.

Sebab, saat ditanya petugas, jawaban MR bertele-tele.

Dapatkan informasi, inspirasi dan wawasan di dalam surel Anda.
Daftar surel

“Agak sulit bagi kami untuk mengeceknya karena banyak jawaban yang bertele-tele,” kata Fetrizal.

Dari pengakuan kakaknya, kata Fetrizal, MR sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang.

Untuk mengusut kasus tersebut, kata Fetrizal, pihaknya akan meminta bantuan psikolog atau psikiater untuk memastikan pelaku benar-benar sakit jiwa atau tidak.

“Kami akan meminta bantuan psikolog atau psikiater untuk memeriksanya sehingga kami tahu apakah dia benar-benar sakit jiwa atau tidak,” jelas Fetrizal.

Baca Juga: Viral, Video Soleman Putus Asa Panjat Tiang Licin Akibat Kait Bendera Terpisah, Meski Takut Ketinggian

IlustrasiKOMPAS Ilustrasi

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda MR (27) tega membunuh ibu kandungnya HD (53) hingga tewas dengan parang di Sasak Ranah Pasisie, Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Usai membunuh ibunya, pelaku asyik menonton televisi.

“Kejadiannya Minggu (15/8/2021) malam sekitar pukul 22.50 WIB. Setelah menggorok ibunya, pelaku sedang menonton televisi,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pasaman Barat, AKP Fetrizal yang dihubungi Kompas.com, Senin (16/8/2021).

See also  Angelina Jolie dan The Weeknd telah 'terlihat berkencan rahasia lain di konser pribadi di' LA

Fetrizal mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh adik kandung pelaku YS (26) yang menelepon ibunya.

Saat ditelepon, ibunya tidak menjawab sehingga YS masuk ke kamar ibunya.

“Panggilan tidak diangkat, makanya YS menyalakan lampu kamar yang saat itu sedang dimatikan. Saksi kaget melihat ibunya berlumuran darah dan sudah tidak bernyawa lagi,” kata Fetrizal.

Baca juga: Gajah di Aceh Timur Diracun dan Dibunuh, Gadingnya Dijual, Polisi Tangkap Pelakunya

Belakangan, YS menelepon suaminya YE (27) untuk meminta bantuan, tetapi diketahui bahwa ibunya telah meninggal.

Sedangkan pelaku MR, kata Fetrizal, ditemukan sedang menonton televisi. Di samping pelaku, ada parang yang sudah mengeluarkan darah.

“Pelaku sudah kami tangkap dan kami bawa ke Mapolres Pasaman Barat,” kata Fetrizal.

Dari keterangan saksi, kata Fetrizal, diketahui pelaku mengalami gangguan jiwa dan sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa HB Saanin Padang.

“Saksi mengatakan mengalami gangguan jiwa. Namun saat ini pelaku belum kami investigasi karena baru kami tangkap,” kata Fetrizal.

Fetrizal mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku benar-benar mengalami gangguan jiwa atau tidak.

“Kami belum bisa memastikan. Untuk memastikan dia sakit jiwa atau tidak, dokter bisa memberikan rekomendasi,” jelas Fetrizal.

.

Source link

Leave a Comment