Tersangka Jerinx dalam Kasus Ancaman, Berawal dari Dugaan Pengesahan COVID-19

Jakarta

Jerinx ‘SID’ kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya terkait kasus ancaman terhadap Adam Deni. Jerinx akan diperiksa sebagai tersangka di Jakarta pada 9 Agustus mendatang.

Diringkas detik.com, Sabtu (7/8/2021), kasus dugaan ancaman oleh Jerinx bermula saat Adam Deni berkomentar di kolom komentar Instagram (IG) Jerinx. Saat itu, Adam Deni mempersoalkan data terkait artis-artis tersebutmendukung COVID ke Jerinx.

Beberapa kali, Jerinx kerap menuding sejumlah artis yang sengaja mengumumkan ke publik bahwa dirinya positif Corona.mendukung COVID. Jerinx membalas komentar Adam beberapa kali.

Setelah sering bertengkar dengan Adam Deni, beberapa hari kemudian, pada 2 Juli 2021, akun Jerinx tiba-tiba menghilang. Tak lama setelah akunnya menghilang, Jerinx menelepon Adam Deni. Jerinx menuduh Adam Deni menghapus akun IG-nya.

Saat menelepon Deni, Jerinx disebut-sebut melontarkan kata-kata kasar dan kalimat mengancam. Mengenai percakapan telepon, Adam telah membuka pintu untuk mediasi ke Jerinx. Namun, kata Adam, pihak Jerinx ditanggapi negatif.

Polisi Jerinx

Adam Deni juga melaporkan Jerinx ke Polda Metro Jaya pada Sabtu (10/7). Adam Deni membawa barang bukti, salah satunya adalah rekaman telepon ancaman Jerinx. Jerinx dilaporkan atas dugaan Pasal 335 KUHP dengan ancaman melalui media elektronik.

“Untuk laporan yang pertama adalah Pasal 335 KUHP dan yang kedua adalah Pasal 29”. perserikatan rahasia Pasal 45 B Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Undang-Undang ITE,” kata Adam saat itu.

Adam Deni yang juga seorang selebriti mengaku telah meminta maaf kepada Jerinx. Jerinx mengaku terbawa emosi karena akun IG miliknya hilang.

See also  Film komedi pernikahan bintang Schitt's Creek menambahkan bintang Good Place

Meski begitu, Adam melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Adam Deni mengatakan dia tidak akan membuka pintu bagi Jerinx untuk meminta maaf.

“Kalau saya buka laporan, saya tidak akan membuka pintu perdamaian dan mencabut laporan dengan alasan apapun. Ikuti terus prosedur di kepolisian,” jelasnya.

Adam Deni juga sudah beberapa kali diperiksa polisi. Ia diperiksa pada Rabu (14/7) selama 4 jam dan diperiksa polisi dengan 11 pertanyaan, termasuk pertanyaan terkait kronologis hingga barang bukti.

Ia juga menegaskan tidak akan mencabut laporan tersebut. Dia berjanji akan menyelesaikan proses ini sesuai prosedur.

“Makanya saya tegaskan tidak akan mencabut laporan tersebut dan saya akan menjalani proses ini sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh kepolisian,” kata Adam Deni.

Jerinx Absen Saat Ditelepon Polisi

Jerinx dipanggil polisi pada Senin (26/6). Namun, dia tidak hadir karena sakit.

Hal itu diungkapkan Jerinx melalui akun Instagram @jrxsid. Jerinx mengatakan dia telah menerima panggilan polisi minggu lalu.

“Sayangnya masih belum bisa, bukan karena saya absen, tapi karena masalah teknis dengan riwayat kesehatan saya yang menjadi salah satu syarat mutlak untuk terbang,” tulis Jerinx seperti yang terlihat. detik.com, Senin (26/7).

Jerinx mengaku berusaha kooperatif untuk memenuhi panggilan tersebut. Ia pun mengaku komunikasi intensif dengan penyidik ​​dan menurutnya penyidik ​​memahami alasan ketidakhadirannya.

“Akhirnya penyidik ​​memahami betul rekam medis terkait riwayat kesehatan saya yang menjadi kendala penerbangan Denpasar-Jakarta dalam situasi darurat ketat PPKM yang masih berlaku hingga saat ini,” ujarnya.

Menurut Jerinx, penyidik ​​Polda Metro Jaya memberinya opsi, salah satunya penyidikan tetap dilakukan di wilayah hukum Polda Bali.

“Meskipun opsi ini masih menunggu koordinasi internal kepolisian dan saya belum menerima informasi lebih lanjut hingga Senin ini, tentu saya menyambut baik upaya ini,” kata Jerinx.

See also  Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Hp dan Kembali Tahan Kasus Semua

Keesokan harinya, polisi melakukan kasus tanpa informasi dari Jerinx. Polisi menegaskan, dalam proses penetapan status hingga tahap penyidikan, hanya dibutuhkan dua alat bukti.

“Kasus ini akan tetap kami pegang, meski tidak ada penyidikan oleh Saudara J,” kata Kabag Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/7).

Yusri mengatakan, dalam judul kasus, penyidik ​​akan mendalami unsur pidananya, kemudian menentukan apakah kasus tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Karena ini masih penyidikan, mudah-mudahan kita akan terus mengadakan kasus internal untuk menentukan apakah unsur dugaan bisa dimasukkan karena untuk menentukan tindak pidananya,” jelas Yusri.

Kasus ini kemudian diangkat ke tingkat penyidikan berdasarkan hasil kasus yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Hasil judul perkara menyatakan bahwa perkara tersebut memenuhi unsur pidana dan ditingkatkan menjadi penyidikan.

.

Nonton Serial The Naked Director Season 2 di Netflix, Sub Indo dan Download

Leave a Comment